PALANGKA RAYA – Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan dukungannya terhadap kelanjutan Program 1.000 Rumah bagi Guru Berkah yang kembali dilaksanakan pada 2026. Program yang menjadi salah satu prioritas Gubernur Kalteng itu dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto mengatakan pihaknya sejak awal menyetujui penganggaran program tersebut dan mendukung pelaksanaannya secara berkelanjutan. “Kalau tahun ini programnya tetap dilanjutkan dan kami pada prinsipnya sepakat mendukung. Ini merupakan salah satu program prioritas Pak Gubernur, sehingga kami berharap pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi para guru,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kalteng, Program 1.000 Rumah Guru Berkah merupakan kolaborasi Pemprov Kalteng, Disdik Kalteng, dan Bank Kalteng. Pemerintah memberikan subsidi uang muka (DP) sebesar Rp10 juta sehingga guru dapat mengakses pembiayaan rumah dengan lebih ringan. Selain itu, penerima program juga memperoleh masa tenggang pembayaran angsuran selama tiga bulan setelah akad kredit sebagai bentuk dukungan awal bagi guru yang memiliki rumah.
Sugiyarto menjelaskan bantuan dalam program tersebut memang tidak diberikan dalam bentuk uang tunai kepada penerima. “Ada bantuan untuk mempermudah pembiayaan melalui Bank Kalteng, kemudian ada juga bantuan berupa subsidi angsuran. Jadi bukan diserahkan secara tunai kepada guru, tetapi langsung melalui mekanisme di bank sesuai petunjuk teknis yang sudah disiapkan,” jelasnya. (Red)
























































