
RADARRAKYAT.COM, SERUYAN — Menghadapi musim kemarau yang berpotensi mengganggu ketersediaan air bagi lahan pertanian, Pemerintah Kabupaten Seruyan menyalurkan 34 unit pompa air kepada Brigade Pangan dan kelompok tani. Bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan produksi pertanian sekaligus menekan potensi gagal panen.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Seruyan Hilir, Kamis (10/9). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., kepada perwakilan penerima bantuan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan Sri Susanti, S.P., M.M., Brigade Pangan, Satimker, penyuluh dan pendamping lapangan, serta 22 ketua kelompok tani dari sejumlah wilayah di Kabupaten Seruyan.
Kepala DKPP Seruyan Sri Susanti mengatakan, bantuan pompa air merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada para petani yang saat ini menghadapi tantangan kekeringan pada lahan pertanian dan persawahan.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan langkah nyata agar ketersediaan air untuk tanaman tetap terjaga. Karena itu, bantuan pompa air diharapkan dapat digunakan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat langsung bagi kegiatan pertanian masyarakat.
Dari 34 unit pompa air yang disalurkan, sebanyak 12 unit dengan ukuran 4 inci diberikan kepada Brigade Pangan. Sementara itu, 22 unit berukuran 6 inci diserahkan kepada kelompok tani.
Sri Susanti menegaskan, pemanfaatan bantuan tidak hanya menjadi tanggung jawab penerima. Pemerintah melalui penyuluh dan pendamping lapangan akan terus memberikan pendampingan sekaligus melakukan pengawasan dalam penggunaannya.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kegiatan pertanian, khususnya dalam menghadapi musim kering,” ujarnya.
Wakil Bupati Seruyan H. Supian menyambut baik penyaluran bantuan tersebut. Ia menilai keberadaan pompa air sangat penting bagi petani di tengah musim kemarau yang dapat berdampak terhadap ketersediaan air di lahan pertanian.
“Bantuan Alsintan ini tentunya manfaatnya luar biasa, apalagi sekarang kita menghadapi musim kemarau,” kata Supian.
Ia mengingatkan para penerima agar menggunakan pompa air secara bersama-sama dan bertanggung jawab. Supian juga meminta bantuan tersebut dirawat dengan baik agar usia pakainya panjang dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Selain itu, ia meminta DKPP beserta jajaran penyuluh dan pendamping lapangan tidak berhenti pada proses penyerahan bantuan, tetapi terus mendampingi petani dalam pemanfaatannya.
“Ulun berpesan kepada Ibu Kepala Dinas dan penyuluh lapangan untuk selalu mendampingi kawan-kawan dalam memanfaatkan alat-alat bantuan ini,” pungkasnya. (Red)






















































