PALANGKA RAYA – Sejak beberapa hari ini sejumlah sekolah di Kalteng sedang menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kalangan anggota DPRD Kalteng berharap MPLS benar-benar menjadi sarana bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah bukan sebagai ajang perpeloncoan.
Anggota DPRD Kalteng Tomy Irawan Diran mengingatkan agar seluruh sekolah memastikan MPLS tidak disalahgunakan menjadi ajang perpeloncoan maupun tindakan yang mengarah pada perundungan (Bullying).
Wakil Komisi III DPRD Kalteng itu menegaskan esensi MPLS adalah memberikan pembekalan kepada murid baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara nyaman dan aman. “MPLS itu seharusnya menjadi ruang pengenalan sekolah, mengenalkan aturan, guru, dan kegiatan yang akan mereka jalani. Jangan sampai justru diisi kegiatan fisik yang tidak mendidik atau bahkan mengarah pada perpeloncoan,” ujarnya.
Menurut Tomy, praktik perpeloncoan yang dulu kerap terjadi tidak boleh lagi mendapat tempat di lingkungan pendidikan. Sekolah memiliki tanggung jawab menciptakan suasana belajar yang sehat sejak hari pertama sehingga peserta didik baru dapat membangun rasa percaya diri dan semangat mengikuti proses pendidikan tanpa tekanan.
Ia menilai tindakan yang mengatasnamakan tradisi senioritas berpotensi berkembang menjadi bullying apabila tidak diawasi dengan baik. “Karena salah satu indikasinya tradisi senior, kalau salah dalam MPLS ini, seperti yang dulu-dulu, kakak kelas melakukan perpeloncoan. Nah, di samping itu juga arahnya bisa menjadi pembullyan. Ini yang harus benar-benar dihindari,” tegasnya.
Tomy berharap seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru hingga panitia MPLS, menjalankan kegiatan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. “Saya berharap sejak hari pertama sampai kegiatan MPLS berakhir semuanya berjalan baik, murid baru merasa nyaman, aman, dan bisa fokus menerima ilmu serta mengenal lingkungan sekolah dengan suasana yang menyenangkan,” katanya. (Red)
























































