PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Yetro M Yoseph mendesak perbaikan ruas Jalan Tumbang Salio hingga Kabupaten Murung Raya. Mengingat kerusakan ruas jalan tersebut sangat memprihatikan dan sewaktu-waktu dapat menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan.
Kerusakan di ruas tersebut semakin memprihatinkan. Selain banyak lubang, di beberapa titik juga mulai terjadi longsor yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” kata Yetro Jumat (3/7).
Ia berharap ruas jalan Tumbang Salio sampai Murung Raya benar-benar menjadi perhatian bersama. Kalau memang belum memungkinkan dilakukan pengaspalan secara menyeluruh, paling tidak dilakukan pengerasan terlebih dahulu agar masyarakat tetap bisa melintas dengan aman.
Menurutnya perbaikan ruas tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi Kalteng, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), mengingat adanya pembagian kewenangan dalam penanganan jalan.
Yetro menjelaskan, persoalan penanganan jalan tidak bisa dilepaskan dari pembagian kewenangan antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, maupun BPJN. Karena itu, koordinasi antarlembaga menjadi kunci agar penanganan dapat berjalan optimal.
”Persoalannya bukan hanya soal pekerjaan fisik, tetapi juga menyangkut pembiayaan. Semua pihak tentu memiliki keinginan memperbaiki jalan, namun yang menjadi tantangan adalah ketersediaan anggaran. Karena itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan BPJN,” katanya.
Ia mengungkapkan Komisi IV DPRD Kalteng telah melakukan pembahasan internal terkait kondisi sejumlah ruas jalan, termasuk jalur Tumbang Salio menuju Murung Raya. Saat ini pihaknya tengah menyiapkan bahan dan dokumen sebagai dasar pembahasan lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait. (Red)
























































