Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST MT. Secara terbuka menyoroti kinerja PDAM setempat yang kerap mendapat keluhan dari masyarakat mengenai distribusi dan mutu air bersih.
Orang nomor satu di daerah itu mengaku telah memanggil langsung Direktur Utama PDAM untuk mengecek kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan. Tidak main-main, pengecekan juga dilakukan terhadap air yang mengalir di Rumah Jabatan Bupati sebagai sampel.
Dalam pemeriksaan tersebut, Bupati Shalahuddin mengaku menunjukkan kondisi air yang tidak jernih kepada pimpinan PDAM. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Barito Utara di ruang Masjid Shirathal Mustaqim, Rabu (10/12).
“Nanti kita ingin arahnya air di Barito Utara itu seperti di Malang, sudah bisa di minum, kita bekerja arahnya ke sana,” tegas Shalahuddin dengan penuh harapan.
Untuk mewujudkan ambisi tersebut, pemkab telah merencanakan pembangunan infrastruktur penunjang yang lebih memadai. Rencananya, akan dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di kawasan perkantoran Barito Utara yang terletak di Kelurahan Jingah.Pembangunan IPA baru ini diharapkan dapat memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kapasitas produksi air bersih. (Red)
























































