RADARRAKYAT.COM, KUALA PEMBUANG — Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menekankan pentingnya transformasi birokrasi, penguatan koordinasi, serta kedewasaan dalam berorganisasi bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Hal tersebut disampaikan dalam evaluasi penyelenggaraan pemerintahan selama sekitar 1,5 tahun, yang berlangsung di Aula Kantor BPKAD Kabupaten Seruyan, Rabu (2/9).
Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Selanorwanda didampingi Wakil Bupati Seruyan Hj Supian dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seruyan Dr Bahrun Abbas. Evaluasi turut dihadiri sejumlah pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.
Bupati menyampaikan bahwa evaluasi penyelenggaraan pemerintahan menjadi momentum untuk melihat kembali efektivitas pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat peran masing-masing unsur birokrasi. Menurutnya, transformasi birokrasi perlu diikuti dengan penyesuaian peran strategis staf ahli, asisten, hingga kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD).
Selain itu, penguatan fungsi pengawasan juga menjadi perhatian. Dalam hal ini, pelimpahan wewenang pengawasan kepada Wakil Bupati dinilai penting untuk memastikan jalannya pemerintahan dapat dipantau dan dievaluasi secara lebih optimal.
Ahmad Selanorwanda juga menyoroti masih adanya persoalan kedewasaan berorganisasi di kalangan pejabat. Sikap ego sektoral, termasuk kecenderungan menganggap suatu dinas sebagai milik pribadi, dinilai dapat menghambat sinergi dan pencapaian tujuan pemerintahan.
Persoalan koordinasi dan komunikasi birokrasi turut menjadi catatan. Bupati menilai terdapat pejabat yang setelah dilantik cenderung pasif, termasuk kurang aktif menghadiri kegiatan resmi serta belum membangun komunikasi yang baik dengan kepala daerah maupun Sekda.
Untuk itu, para pejabat diminta memiliki perspektif “helicopter view”, yakni kemampuan melihat organisasi secara menyeluruh, tidak hanya terbatas pada bidang masing-masing. Pemahaman tersebut mencakup kondisi bawahan, kedisiplinan, program kerja, anggaran, hingga dampak kebijakan antardinas.
Bupati mendorong setiap pejabat untuk aktif berdiskusi, mengevaluasi kondisi organisasi yang dipimpinnya, serta membangun komunikasi lintas sektor. Langkah tersebut dinilai penting agar birokrasi Kabupaten Seruyan semakin solid, adaptif, dan mampu menjalankan pemerintahan secara efektif demi pelayanan kepada masyarakat. (Red)
























































