KUALA PENBUANG – Bupati Seruyan, Ahmad Selangorwanda, secara resmi membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-19 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Seruyan. Acara pembukaan yang meriah ini dilangsungkan di Lapangan Islamic Center Kuala Pembuang, Kamis (6/8) malam pukul 19.30 WIB.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Seruyan beserta istri, Ketua dan Pimpinan DPRD Kabupaten Seruyan, jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, damang adat, pimpinan perusahaan, perbankan, serta ribuan masyarakat Kabupaten Seruyan.
Ajang ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau kejar prestasi semata, melainkan ikhtiar nyata untuk meningkatkan keimanan, kecintaan, serta membumikan nilai-nilai Al-Quran agar menjadi pedoman hidup sehari-hari umat Islam di Kabupaten Seruyan.
Berdasarkan laporan panitia pelaksana melalui hasil rekapitulasi pendaftaran, ajang MTQH ke-19 dan Festival Seni Kasidah tahun 2026 ini diikuti oleh total 623 orang yang datang dari 10 kecamatan se-Kabupaten Seruyan. Rincian peserta tersebut meliputi 237 peserta Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis , 143 peserta Festival Seni Kasidah dan 243 orang official pendamping.
Dalam sambutan sekaligus arahannya saat membuka acara secara resmi, Bupati Seruyan Ahmad Selangorwanda menekankan bahwa melalui rangkaian festival seni bernafaskan Islam ini, diharapkan mampu menumbuhkan syiar agama Islam sekaligus menjadi wadah apresiasi diri bagi pemuda-pemudi yang ingin menyalurkan bakat seni Islami.
“Seluruh peserta tentu ingin mengejar prestasi. Akan tetapi, yang paling utama adalah syiar dan dakwah tentang Islam dan Al-Quran. Jadikan Al-Quran sebagai napas kita, pegangan hidup yang hakiki, dan kepribadian kita. Ketika mendengarkan dan membaca lantunan ayat Al-Quran, hati menjadi sejuk, pikiran menjadi tenang dan tenteram,” tegas Bupati di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan mampu memperkuat kehidupan religius dan ukhuwah, sekaligus memberikan dampak nyata berupa penurunan angka kriminalitas serta penyalahgunaan narkoba di bumi Gawi Hatantiring.(red)






















































