PALANGKA RAYA – Pemadaman listrik bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng). Kalangan DPRD Kalteng menyarankan pemerintah agar memperkuat pengembangan sumber energi alternatif. Salah satunya yang dinilai layak Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Asdy Narang mengatakan pemanfaatan PLTS dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memperluas akses listrik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap satu sumber pasokan energi.
“Keberadaan PLTS sangat penting untuk menjangkau kawasan yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses jaringan listrik. Pemanfaatan energi terbarukan mampu mendukung pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah pelosok,” ujarnya, Selasa (30/6).
Ia menilai kondisi pemadaman listrik yang belakangan dikeluhkan masyarakat menunjukkan pentingnya membangun sistem kelistrikan yang lebih andal. Di sejumlah daerah, gangguan pasokan listrik tidak hanya menghambat aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak pada pelayanan publik, kegiatan belajar, hingga roda perekonomian masyarakat.
Menurut Asdy, program elektrifikasi yang dijalankan pemerintah bersama PLN harus terus diperkuat dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan. PLTS merupakan salah satu solusi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau jaringan konvensional. “Karena itu, program elektrifikasi harus terus diperluas dan diperkuat agar masyarakat memiliki akses listrik yang lebih merata,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan PLTS bukan berarti menggantikan peran jaringan listrik PLN, melainkan menjadi pelengkap untuk meningkatkan ketahanan energi, terutama di daerah terpencil maupun kawasan yang kerap mengalami gangguan pasokan listrik. “Dengan sistem yang lebih beragam, risiko terganggunya aktivitas masyarakat akibat pemadaman jadi dapat diminimalkan,” tambah Asdy. (Red)
























































