PALANGKA RAYA – Legislator DPRD Kalimantan Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Hero Harapanno Mandouw, menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga. Aspirasi ini disampaikannya saat menjadi juru bicara Dapil II, yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kabupaten Seruyan.
Hero menjelaskan, masyarakat Desa Luwuk Bunter sangat mengharapkan adanya peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah mereka. Beberapa ruas jalan yang menjadi prioritas adalah lanjutan peningkatan Jalan Menteng, Jalan Menteng 2, Jalan Al Hidayah (menuju Komplek Makam Muslimin), Gang Mandiri dan jalan lingkungan sekitar daerah Antang Barat.
“Kondisi jalan yang baik akan mempermudah aksesibilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup,” ucapnya, Senin (6/10/2025).
Selain peningkatan jalan, masyarakat juga mengusulkan pengaspalan Jalan Tiung 3 (Jalan Balai Desa), Jalan Tiung 1, dan jalan lingkungan sekitar wilayah Sawahan Barat. Pengaspalan ini diharapkan dapat mengurangi debu dan genangan air saat musim hujan.
Di bidang kesehatan, masyarakat Desa Luwuk Bunter juga mengharapkan adanya bantuan untuk rehabilitasi Posyandu Kelurahan Sawahan. Posyandu merupakan garda terdepan, dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, sehingga kondisinya harus memadai.
“Posyandu yang representatif akan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, terutama ibu hamil, bayi, dan balita,” lugasnya.
Aspirasi lain yang disampaikan masyarakat adalah pembangunan siring drainase di Jalan Tiung 3 ke arah Jalan Gatot Subroto. Drainase yang baik akan mencegah banjir dan genangan air yang dapat merusak jalan dan lingkungan sekitar.
“Drainase ini sangat penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, serta mencegah kerusakan infrastruktur,” ujarnya.
Terakhir, masyarakat Desa Luwuk Bunter juga mengusulkan pembangunan SMK Jaya Kencana (berbasis Kebudayaan) dengan anggaran tiga miliar rupiah. Pembangunan SMK ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
“SMK berbasis kebudayaan ini akan menjadi wadah bagi generasi muda, untuk mengembangkan potensi diri, sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya daerah,” pungkasnya. (Red)
























































