SERUYAN – Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Bejo Riyanto, mendorong penguatan sinergi antara organisasi kemasyarakatan (ormas) dan Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui pembinaan, sosialisasi, serta dukungan terhadap program pembangunan daerah. Organisasi masyarakat diharapkan tidak dipandang sebagai beban pemerintah, melainkan sebagai mitra strategis yang memiliki peran dalam mendukung kemajuan daerah.
Hal tersebut disampaikan Bejo Riyanto di Gedung Paripurna DPRD Seruyan, Senin (12/10). Ia menegaskan, hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat perlu dibangun melalui kerja sama yang seimbang, sehingga keberadaan organisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jangan anggap bahwa organisasi itu akan membebani pemerintah, itu yang kami tekankan,” ujar Bejo.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pembinaan dan sosialisasi kepada organisasi masyarakat, terutama berkaitan dengan kewajiban organisasi agar dapat menjalankan perannya sesuai ketentuan yang berlaku.
Upaya tersebut dinilai penting untuk membantu organisasi lokal tumbuh dan berkembang, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai tanggung jawab mereka dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah dalam hal ini berusaha semaksimal mungkin memberikan pembinaan dan sosialisasi terhadap kewajiban organisasi agar mereka bisa tumbuh dan berkembang,” katanya.
Bejo menjelaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat harus berjalan dua arah. Pemerintah memberikan pembinaan dan dukungan sesuai ketentuan, sementara organisasi masyarakat diharapkan turut berkontribusi melalui kegiatan yang mendukung program pembangunan Kabupaten Seruyan.
“Karena tujuannya ya itu satu untuk meningkatkan pembangunan yang ada di Kabupaten Seruyan. Kemudian juga organisasi wajib memberikan dukungan kepada pemerintah, terutama terhadap pembangunan yang ada di Kabupaten Seruyan,” ungkapnya.
Ia menilai, keberadaan organisasi masyarakat merupakan bagian dari potensi daerah yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat partisipasi publik. Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, pelaksanaan pembangunan diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memperoleh dukungan aktif dari masyarakat.
Meski demikian, hubungan kemitraan tersebut perlu dijalankan secara proporsional. Kinerja organisasi juga perlu dievaluasi secara berkala agar aktivitas dan kontribusinya tetap sejalan dengan tujuan pembentukan organisasi serta kebutuhan pembangunan daerah.
Melalui pembinaan dan komunikasi yang berkelanjutan, sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah diharapkan semakin kuat. Dengan demikian, keberadaan organisasi dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Seruyan secara berkelanjutan. (Red)











































