PALANGKA RAYA – Program jalur sepeda di Kota Palangka Raya masih memiliki manfaat bagi masyarakat meski belakangan mendapat sorotan akibat cat marka yang cepat memudar dan mengelupas. Hanya kualitas pekerjaan “Jalur Biru” yang harus ditingkatkan dan diawasi.
Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Okki Maulana meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap kualitas pekerjaan tanpa harus menghentikan program yang telah berjalan tersebut. Keberlanjutan program sebaiknya dilihat dari sisi manfaat yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, selama fasilitas tersebut masih dibutuhkan dan memberikan dampak positif bagi pengguna jalan, maka program layak untuk diteruskan dengan sejumlah perbaikan. “Kalau ditanya apakah programnya perlu dilanjutkan atau tidak, saya melihat dari sisi manfaatnya terlebih dahulu. Kalau memang manfaatnya bagus untuk masyarakat, ya kenapa tidak dilanjutkan,” katanya, Selasa (17/6).
Ia menilai persoalan utama yang muncul saat ini bukan pada konsep jalur sepeda, melainkan kualitas pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Karena itu, evaluasi perlu difokuskan pada aspek teknis, termasuk pemilihan material yang digunakan agar hasil pekerjaan lebih tahan lama dan sesuai dengan kondisi jalan.
Menurut Okki, pemerintah dapat mencari alternatif material yang lebih tepat, terutama penggunaan cat yang cocok untuk permukaan aspal dan mampu bertahan dalam kondisi cuaca maupun lalu lintas yang padat. Dengan demikian, anggaran yang telah dialokasikan dapat memberikan hasil yang lebih optimal. (Red)






















































