PALANGKA RAYA – Legislator DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Purdiono menyampaikan, agar pemerintah daerah, memberikan perhatian lebih kepada para guru swasta. Hal ini terkait dengan kendala yang masih dihadapi guru swasta dalam mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Guru swasta memiliki peran penting dalam mencerdaskan generasi muda, khususnya di wilayah yang masih kekurangan tenaga pendidik. Namun, hingga saat ini, banyak di antara mereka yang belum memperoleh kesempatan yang sama dengan guru di sekolah negeri untuk diangkat menjadi ASN melalui jalur P3K,” ucapnya, Minggu (5/10/2025).
Purdiono menyoroti, bahwa tidak sedikit guru swasta yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun. Mereka berjuang mendidik anak-anak dengan penuh dedikasi, namun terkendala untuk mengikuti seleksi karena keterbatasan formasi. Menurutnya, hal ini patut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Kontribusi guru swasta terhadap kemajuan pendidikan di daerah tidak dapat dipandang sebelah mata. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat memberikan ruang khusus atau mekanisme alternatif agar para guru honorer swasta memperoleh kesempatan yang lebih adil,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan, bahwa apabila hanya guru negeri yang difasilitasi sementara guru swasta tidak, tentu akan menimbulkan kesenjangan. Padahal, pengabdian dan kontribusi mereka bagi pendidikan tidak kalah besar.
“Dalam hal ini, kami mendorong agar Pemprov Kalteng bersama instansi terkait dapat menindaklanjuti persoalan ini secara konkret, baik melalui penambahan formasi maupun kebijakan afirmatif bagi guru swasta,” pungkasnya. (Red)
























































