PALANGKA RAYA – Legislator DPRD Kalimantan Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Helmi, menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat Kelurahan Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. Hal ini disampaikannya sebagai juru bicara Dapil V yang meliputi Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.
Salah satu isu utama yang disampaikan adalah mengenai pengelolaan bank sampah.
“Masyarakat menyampaikan bahwa bank sampah yang dibangun secara swadaya mengalami kemunduran signifikan. Mereka mengharapkan solusi dalam pengelolaan bank sampah yang lebih baik dan berkelanjutan,” ucapnya, Minggu (5/10/2025).
Selain itu, Helmi juga menyoroti masalah ekonomi yang dihadapi warga Desa Kelurahan Bereng.
“Demi mencukupi kebutuhan keluarga, warga desa hanya mengandalkan penyadapan karet yang hasilnya seringkali tidak menentu karena faktor cuaca,” jelasnya.
Warga berharap adanya solusi alternatif, seperti pengalihan ke sektor pertanian.
“Dengan adanya perda yang membolehkan membakar lahan secara terbatas dan terkendali, diharapkan warga dapat beralih ke pertanian sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” ungkapnya.
Warga Kelurahan Bereng juga menyampaikan aspirasi terkait harga karet yang fluktuatif. Mereka mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah agar harga karet dapat stabil dan memberikan peningkatan taraf hidup bagi masyarakat. Selain itu, masalah abrasi sungai juga menjadi perhatian utama.
“Warga mengeluhkan abrasi yang terjadi di pinggir sungai yang mengakibatkan ambruknya rumah penduduk. Mereka sangat mengharapkan perhatian dari dinas terkait untuk mengatasi masalah ini,” pungkasnya. (Red)
























































