KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas, HM Wiyatno didampingi Sekda Kapuas Usis I Sangkai menggelar rapat bersama jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kapuas guna membahas capaian kinerja serta upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Sabtu (28/3/2026) bertempat di Ruang Rapat Rujab Bupati.
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen PDAM Kapuas serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Dalam pertemuan itu, dibahas secara menyeluruh berbagai aspek kinerja PDAM, mulai dari pelayanan distribusi air bersih, kondisi infrastruktur, hingga tantangan yang dihadapi dalam operasional di lapangan.
Wiyatno, memberikan arahan kepada jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kapuas dalam rapat evaluasi kinerja, dengan menekankan pentingnya efisiensi dan penguatan pengelolaan keuangan perusahaan daerah tersebut.
Dalam arahannya, Bupati menyoroti perlunya langkah penghematan yang konsisten, terutama terhadap belanja yang tidak mendesak. Ia menegaskan agar PDAM lebih selektif dalam penggunaan anggaran guna mendorong perbaikan kondisi keuangan.
“Kalau memang tidak perlu dibeli, jangan dibeli. Kita harus fokus pada efisiensi dan penghematan agar kondisi keuangan bisa terus membaik,” tegasnya.
Bupati juga memaparkan tren kinerja keuangan PDAM Kapuas dalam beberapa tahun terakhir yang menunjukkan perbaikan secara bertahap. Pada 2021, PDAM mengalami kerugian sekitar Rp25 miliar, kemudian berkurang menjadi Rp10 miliar pada 2022, dan Rp13 miliar pada 2023. Selanjutnya pada 2024, kerugian menurun menjadi sekitar Rp3 miliar, hingga akhirnya pada 2025 PDAM mulai mencatatkan laba sekitar Rp1 miliar. (Red)























































