Tanjung – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja daerah, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnakertranskop UKM) bekerja sama dengan LPK Kuat Perkasa Abadi Tanjung, menyelenggarakan Pelatihan Operator Alat Berat Excavator dan Pelatihan Service AC Ruang dan Mobil.
Kegiatan pembukaan pelatihan berlangsung di LPK Kuat Perkasa Abadi, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa 11/11. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disnakertranskop UKM Barito Utara, HM. Mastur, mewakili Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, S.T., M.T.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Kepala UPTD BLK Tabalong, Camat Tanta, Kepala Desa Tanta Hulu, Direktur LPK Kuat Perkasa Abadi Tanjung, Instruktur dan Narasumber pelatihan, serta peserta pelatihan dari Kabupaten Barito Utara dan sekitarnya.
Dalam sambutan tertulis Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin yang dibacakan oleh Kadisnakertranskop UKM Barito Utara, HM. Mastur, disampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, produktif, dan berdaya saing, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam Asta Cita Pembangunan
“Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan daerah untuk menciptakan tenaga kerja terampil yang siap menghadapi kebutuhan dunia industri dan pembangunan infrastruktur,” ujar M. Mastur membacakan sambutan Bupati.
“Pelatihan operator alat berat excavator akan membuka peluang kerja di sektor konstruksi, pertambangan, dan perkebunan, sedangkan pelatihan service AC ruang dan mobil memberikan peluang usaha mandiri dan layanan jasa yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja merupakan solusi penting untuk mengantisipasi potensi meningkatnya angka pengangguran, terutama bagi masyarakat dengan keterampilan terbatas. Melalui pelatihan berbasis vokasi dan kompetensi seperti ini, diharapkan peserta mampu bersaing dan terserap di dunia kerja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan lembaga pelatihan kerja dan pihak terkait lainnya, agar lebih banyak masyarakat memperoleh kesempatan peningkatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” lanjutnya.
Bupati juga menekankan pentingnya aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), disiplin, etos kerja, serta profesionalisme bagi seluruh peserta pelatihan. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta dapat menjadi tenaga kerja siap pakai dan siap kerja dengan kompetensi yang memenuhi standar industri. (Red)
























































