PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Purdiono, menegaskan pentingnya pengelolaan lahan tidak produktif atau lahan tidur agar dapat memberikan manfaat bagi perekonomian.
Menurutnya, langkah pemerintah mengambil alih lahan yang terbengkalai justru bertujuan untuk menggerakkan aset dan mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kalau lahannya tidak digunakan, lalu diambil alih pemerintah, tentu tujuannya agar aset-aset tersebut bisa bergerak dan bermanfaat. Kalau aset berjalan, maka roda perekonomian ikut bergerak,” ujar Purdiono, Kamis 14 Agustus 2025.Dia menilai, kondisi di Indonesia berbeda dengan negara maju seperti Amerika Serikat, di mana aset selalu beroperasi sementara masyarakatnya bisa menikmati hidup dengan lebih santai. “Di kita, justru masyarakatnya yang bekerja keras, tetapi banyak aset yang dibiarkan tidur. Harapan saya, lahan-lahan tidur ini dikelola dengan baik,” tegasnya.
Purdiono menekankan, pengambilalihan tanah oleh pemerintah bukanlah untuk merugikan masyarakat, melainkan untuk memastikan lahan tersebut benar-benar dimanfaatkan demi kepentingan bersama. Selain membahas isu lahan, Purdiono juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Berita Utara yang berjalan aman dan tertib.
Dia memberikan penghargaan kepada penyelenggara pemilu serta aparat penegak hukum yang telah menjaga situasi tetap kondusif. “Harapan kita, kedua pasangan calon bisa saling menerima hasilnya. Dalam kontestasi politik, wajar ada yang menang dan ada yang kalah,” pungkasnya. (Red)
























































