KUALA PEMBUANG- Berdasarkan pantauan harga bahan pokok (bapok) di pusat perbelanjaan yang ada di Kuala Pembuang sejumlah bahan pokok di awal tahun 2025 sekarang mengalami lonjakan harga. Terkait hal itu Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan melaui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan akan melakukan berbagai langkah strategis.
Kepala DKPP Seruyan, Albidinnor melalui Kepala Bidang (Kabid) Distribusi dan Kerawanan Pangan, Amir, mengatakan memang saat sebagian petani di wilayah setempat mengeluhkan terkait hasil produksi yang saat ini tidak optimal, karena disebabkan oleh bencana banjir dan serangan hama. Sehingga sebagian petani ada yang gagal panen.
“Dan sebagai upaya, kami akan melakukan zoom meeting dengan Kemendagri, kemungkinan untuk ke depannya kami dari dinas pertanian juga akan mengadakan program penanganan inflasi dalam mengatasi kenaikan harga bahan pokok. Namun, kemungkinan tidak bisa dalam waktu cepat,” katanya saat diwawancarai, di Kuala Pembuang, Selasa (7/1).
Dirinya juga menambahkan, di tahun 2025 ini pemerintah daerah juga berencana mengadakan kegiatan Gerakan Pasar Murah.
“Pasar murah ini berlaku untuk semua kalangan masyarakat, di pasar murah ini rencananya akan disediakan berbagai macam bahan pangan seperti minyak goreng dan lainnya,” tambahnya.
Lebih lanjut Amir mengatakan, pemerintah juga berencana mendorong warga di wilayah setempat untuk memanfaatkan perkarangan rumah sebagai lahan untuk menanam berbagai sayur mayur seperti cabai. Untuk mendukung upaya itu pemerintah daerah melalui dinas pertanian nantinya juga akan menyiapkan bibit sayuran tersebut. (WD)
























































