KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan berinisiatif membuat pakan ikan lokal, hal ini salah satu upaya untuk mengatasi masalah mahalnya harga pakan ikan saat ini.
Berkaitan dengan hal ini, untuk mendukung upaya tersebut Pemkab Seruyan melalui Dinas Perikanan setempat membentuk Kelompok Kerja Pakan Mandiri (POKKANRI) Kabupaten Seruyan.
“Kemarin kita ada diskusi dengan Dinas Perikanan bahwa kendala budidaya perikanan kita selama ini ialah pakan, dimana yang biasanya kita beli dari luar itu mahal sekali, sehingga ada upaya dari kita untuk membuat pakan sendiri,” kata Asisten II Sekda Seruyan Adhian Noor saat membuka Forum Group Discussion Pembentukan POKKANRI, di Kuala Pembuang, Selasa (3/10).
Dikatakannya, untuk bahan baku sendiri yang biasanya digunakan untuk mengolah pakan ikan, di Kabupaten Seruyan sangat-sangat tersedia, seperti halnya dedak hasil penggilingan padi yang sangat melimpah, sehingga ini bisa menjadi bahan baku utama.
“Kalau kita lihat, selama ini mungkin bahan baku ini dibeli orang luar, maka dari itu saya bilang kelompok ini bukannya tidak bisa membuat, mereka nanti bisa membuat pakan secara mandiri,” katanya.
Perlu nanti lanjutnya, seluruh pihak terkait secara bersama-sama untuk memikirkan persoalan ini, khususnya terkait regulasi tentang bagaimana agar bahan baku pakan yang ada di daerah agar jangan sampai dijual keluar, dalam artian bisa dimanfaatkan untuk daerah sendiri untuk memenuhi kebutuhan pakan para pembudidaya ikan di wilayah setempat.
“Kenapa ini kita upayakan, supaya nanti harga pakan murah, dengan pakan yang murah minimal harga ikan di masyarakat agak murah sedikit, tetapi pendapatan budidaya perikanan akan meningkat,” tuturnya.
Adhian Noor menambahkan, dengan diebntuknya kelompok pakan mandiri Kabupaten Seruyan ini masyarakat bisa berkembang, disamping pemerintah daerah membantu dalam hal regulasi.
“Untuk tindak lanjut ini nantinya juga akan kita diskusikan bersama dinas pertanian dan lainnya supaya bahan baku kita jangan sampai keluar dan masyarakat kita punya kemampuan, punya alat, punya mesin dan bahan baku untuk membuat pakan sendiri,” pungkasnya. (Jib)
























































