KUALA PEMBUANG- Secara umum Indonesia saat ini memasuki musim kemarau, menyikapi hal ini yang berpotensi menimbulkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan aktif melakukan penyuluhan kepada masyarakat hingga ditingkat kecamatan.
Kepala BPBD Seruyan Agung Sulistiyono, melalui Analis Kebencanaan Ahli Muda Arvian Yuli Artha mengatakan, pihaknya dari BPBD setempat selalu menekankan kepada anggota khususnya yang ditugaskan di tingkat kecamatan untuk aktif melakukan penyuluhan ke masyarakat tentang bahaya dan dampak dari karhutla.
“Sejauh ini untuk mengantisipasi karhutla, kami selalu menekankan kepada anggota kami yang ada di kecamatan untuk selalu melakukan penyuluhan, pendekatan secara personal maupun secara komunitas,” katanya, di Kuala Pembuang, Kamis (8/6).
Dia mengungkapkan, penyuluhan menjadi salah satu giat yang dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi ancaman karhutla di wilayah setempat, terlebih saat cuaca ekstrem panas.
Disamping melakukan upaya pendekatan ke masyarakat lanjut Arvian, pihaknya juga melengkapi sarana-prasarana pemadam kebakaran untuk desa-desa, khususnya yang sudah dibentuk masyarakat peduli api atau MPA. Hal ini tentunya juga menjadi salah satu upaya untuk memaksimalkan penanganan karhutla.
“Alhamdulillah dengan upaya tersebut sejauh ini masyarakat sudah mulai sadar dalam artian mulai memahami dampak dari kebakaran hutan dan lahan, di tahun kemarin 2021 dan 2022 karhutla juga berkurang,” tandasnya. (Jib)
























































