KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Seruyan mengusulkan 525 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB).
Hal itu disampaikan oleh Kepala BKPSDM Seruyan Akhmad Hidayat melalui Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Promosi BKPSDM Seruyan Riduansyah saat dikonfirmasi sejumlah awak media di Kantor BKPSDM Seruyan, Selasa (6/6).
Riduansyah mengungkapkan ratusan formasi P3K tersebut telah diusulkan ke Kemenpanrb RI beberapa waktu lalu. Adapun untuk riciannya dari 525 formasi yang diusulkan tersebut diantaranya, tenaga teknis sebanyak 103 formasi, tenaga guru 213 formasi dan tenaga kesehatan sebanyak 209 formasi.
Sejauh ini menurutnya belum ada kepastian dari Kemenpanrb RI terkait waktu pelaksanaan tes P3K ini dimulai, namun untuk target Kemenpanrb sendiri akan dilaksanakan pada tahun 2023 ini juga.
Termasuk juga dalam hal ini terkait kepastian dari 525 formasi yang diusulkan tersebut, Riduansyah belum bisa memastikan apakah akan disetujui oleh Kemenpanrb sesuai data yang diusulkan atau ada yang dikurangi. “Karena memang beberapa formasi yang kita usulkan itu ada sebagian tidak sesuai dengan formasi yang diminta oleh Kemenpanrb dan kebanyakan di teknis, kita tetap usulkan karena itu memang kebutuhan daerah, semoga saja dapat disetujui,” tuturnya.
Dirinya berharap ratusan formasi P3K yang diusulkan ini dapat disetujui oleh Kemenpanrb RI, sehingga dapat menambah sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Seruyan, khususnya guru dan tenaga kesehatan yang saat masih sangat-sangat kurang. “Selain itu juga dengan adanya formasi P3K ini harapannya dapat mengurangi jumlah tenaga honorer kita, karena kalau P3K itu diadakan, pasti banyak honorer yang ikut,” tandasnya. (red)
























































