KUALA PEMBUANG- Jumlah kasus kebakaran di Kabupaten Seruyan dalam beberapa tahun terakhir, yakni dari tahun 2020 hingga tahun 2022 fluktuasi atau naik turun.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Seruyan Dibbel melalui Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran Nanang Kosim mengatakan, khususnya pada tahun 2020 untuk kasus kebakaran yang terjadi di wilayah setempat berjumlah 30 kejadian.
“Dari 30 kasus kebakaran di tahun 2020 ini terdiri antaranya kebakaran kawasan permukiman dan kebakaran lahan dan keseluruhan berhasil kita tangani,” katanya.
Sementara itu untuk tahun 2021, kasus kebakaran di Seruyan mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2020, dimana berdasarkan data rekapitulasi dari DPKP jumlah kasus kebakaran yang terjadi yakni 12 kejadian yang terdiri dari kebakaran permukiman dan lahan.
Sedangkan untuk tahun 2022 jumlah kebakaran yang menimpa wilayah Seruyan mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2021, yakni dari hasil rekapitulasi DPKP setempat dari Januari hingga September 2022 jumlah kasus kebakaran yang menimpa wilayah setempat sebanyak 19 kasus yang terdiri dari kebakaran lahan dan kawasan permukiman.
“Dari data yang ada dari tahun ke tahun itu dapat kita simpulkan kasus kebakaran di Seruyan mengalami fluktuasi,” tukas Nanang.
Dia menambahkan, berkaca dari musibah kebakaran yang terjadi dengan jumlah puluhan kasus setiap tahunnya tersebut, masyarakat di Seruyan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati lagi, terutama jika bepergian dalam waktu lama agar mengontrol terlebih dahulu kondisi rumah termasuk di dalamnya memastikan instalasi listrik tetap aman. (red)
























































