KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan terus berinovasi untuk mengotimalkan data pajak daerah dan retribusi daerah salah satunyta dengan meluncurkan SI OPAH EKSIS BATAJAK atau Strategi Optimalisasi Pendapatan Daerah Melalui Ekstensifikasi dan Intensifikasi Basis Data Pajak.
Inovasi baru SI OPAH EKSIS BATAJAK ini dilaunching oleh Pj Bupati Seruyan Djainuddin Noor, di Aula Kantor Bupati Seruyan, Jumat (3/11) setelah selesai membuka rapat koordinasi (rakor) persiapan penyusunan rancangan peraturan bupati (raperbup) tentang pajak daerah dan retribusi daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Bahrun Abbas, Asisten I Setda Seruyan Agus Suharto, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sukardi dan Perangkat Daerah terkait dan pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya Djainuddin Noor memberikan apresiasi kepada perangkat daerah terkait yang telah menciptakan sebuah inovasi baru ini yang harapannya dapat memaksimalkan pengelolaan pajak daerah dan retribusi daerah.
“Inovasi ini merupakan kegiatan untuk mengoptimalkan semua potensi data pajak daerah dan retribusi daerah kedalam bank data base pajak daerah di Kabupaten Seruyan, sehingga dengan adanya bank data pajak ini, potensi penerimaan daerah dapat ditetapkan lebih akurat,” katanya.
Djainuddin Noor juga menyampaikan apresiasi kepada perangkat daerah yang telah melakukan pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah, yang mana sekarang ini mulai menggunakan pelayanan berbasis aplikasi dan pembayaran non tunai (online).
“Hal ini harus terus diupayakan guna meningkatkan transparansi dan optimalisasi pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah sehingga pendapatan asli daerah bisa meningkat,” pungkasnya. (jib)
























































