KUALA PEMBUANG- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Seruyan kembali terjadi, baru ini lahan seluas kurang lebih 6 hektare di Lingkar Kota Kuala Pembuang terbakar hebat Minggu (20/8) malam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan Agung Sulistiyono melalui Analisis Kebencanaan Ahli Muda Arvian Yuli Artha mengatakan, satuan tugas (satgas) karhutla menerima informasi kebarakan lahan tersebut sekitar pukul 23.36 wib dari salah satu anggota damkar.
“Mendengar informasi itu, kemudian tim pemadaman satgas karhutla menuju ke lokasi adanya FS (Firespot) dengan membawa sarana prasarana, 2 unit mobil tangki, 1 mobil peralatan, 2 mesin, 2 nozzle dan 10 buah selang,” katanya, saat dikonfirmasi radarrakyat.com, Senin (21/8) pagi.
Lebih lanjut disampaikannya, dalam kegiatan pemadaman, BPBD Seruyan menerjunkan 16 personil dibantu dari Pemadam Kebakaran (Damkar) sebanyak 7 personil. “Alhamdulillah firespot berhasil dikendalikan dan padam pada pukul 04.38 wib,” tuturnya.
Sejauh ini tambah Arvian, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti penyebab dari kebakaran lahan seluas kurang lebih 6 hektare tersebut. Dari peristiwa ini ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena bisa berakibat fatal dan tentunya memiliki dampak negatif.
“Dan dampak negatifnya dari asap yang ditimbulkan oleh kebakaran lahan ini akan akan berdampak buruk pada kesehatan, serta mengganggu pendidikan dan transportasi darat, air dan udara,” pungkasnya. (Jib)
























































