KUALA PEMBUANG- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan lahan seluas 50 hektare di Desa Tanjung Rangas Kecamatan Seruyan Hilir pada Rabu (2/8) berhasil teratasi.
Kepala BPBD Seruyan Agung Sulistiyono melalui Analisis Kebencanaan Ahli Muda Arvian Yuli Artha mengatakan, sejauh ini dari pantauan pihaknya untuk titik hotspot di lokasi kejadian tersebut sudah tidak terlihat lagi.
“Alhamdulillah titik hotspot dilokasi kejadian hingga pukul 10.00 lewat hari ini belum terlihat, penanganan kemarin tim satgas kita sudah menangani dengan maksimal dan dibantu dengan tim udara dari provinsi dan Alhamdulillah di Seruyan sudah stabil,” katanya, di Kuala Pembuang, Kamis (3/8).
Lanjut dijelaskannya, untuk proses pemadaman api di Tanjung Rangas tersebut pihaknya mengkerahkan tim satgas darat dari BPBD setempat dan dibantu dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari provinsi melalui udara Helikopter Water Bombing. Dengan penanganan yang maksimal sehingga api yang menghanguskan lahan seluas 50 hektare tersebut dapat dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB kemarin.
“Untung saja tim satgas kita, baik satgas darat maupun udara itu bisa terkoneksi dan terkoordinasi dengan baik sehingga api tidak menghanguskan ratusan hektare,” tambahnya.
Sejauh ini pihaknya masih belum mengetahui secara pasti penyebab dari kebakaran tersebut. Apakah dikarenakan ulah manusia atau penomena alam. “Jadi untuk penyebabnya belum ketemu, yang jelas kita bisa mengoptimalkan mengatasi dengan baik dengan tim satgas yang kita bentuk,” tegasnya. (Jib)
























































