KUALA PEMBUANG- Sebagai upaya menyikapi maraknya masyarakat di Indonesia yang kini terkena virus mematikan rabies, Kabupaten Seruyan kini menyiapkan 2 ampul vaksin untuk mengantisipasi wabah tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan Albidinnor. Diikatakannya penyakit rabies saat ini sudah banyak masuk dibeberapa daerah di Indonesia seperti Nusa Tenggara Tengah (NTT) dan informasi terakhir menurutnya terjadi di Kalimantan Timur (Kaltim).
“Untuk mengantisipasi penyakit rabies ini kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Kalteng, karena penyedia vaksin itu di provinsi. Dan provinsi juga berkoordinasi dengan pusat,” ujarnya, Senin (10/7).
Lanjut dikatakannya, di Kabupaten Seruyan sendiri saat ini tersedia 2 ampul vaksin dan cukup untuk 20 vaksin. “Sebelumnya kita punya 7 ampul, namun 5 ampul sudah kita gunakan untuk penanganan di Desa Kartika Bhakti atau Bangun Harja beberapa waktu lalu,
Dan saat ini menurut Albidinnor, di kabupaten kita masih tersedia sebanyak 2 ampul dan itu cukup untuk 20 vaksin.
“Sebelumnya kita punya 7 ampul vaksin, namun 5 ampul kita gunakan untuk penanganan di desa Kartika Bhakti atau Bangun Harja beberapa waktu lalu, mungkin sebelumnya kita pernah mendengar di trans itu ada kucing yang terjangkit, maka dari itu kita suntikkan untuk seluruh kucing di sana,” tuturnya.
Albidinnor menambahkan, DKPP Seruyan siap untuk menangani vaksinasi rabies jika ada ditemukan atau disinyalir rabies. “Untuk petugas juga kita lengkap, kita punya dokter hewan dan berpengalaman terhadap itu, dan kita juga memiliki beberapa vaksinator,” pungkasnya. (jib)
























































