KUALA PEMBUANG- Suasana reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan daerah pemilihan I di Desa Pematang Panjang Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Selasa (4/7) sempat diwarnai ketegangan, hal itu terjadi setelah anggota DPRD Seruyan Harsandi memberikan kritikan kepada Pj Kepala Desa (Kades) Setempat.
Dalam kesempatan itu Harsandi menilai Pj Kades Pematang Panjang tidak siap menggelar acara reses di desa tersebut, pasalnya dari pihak pemerintah desa setempat tidak menyiap bahan atau kerangka terkait dengan keadaan atau kondisi terkini di Desa Pematang Panjang. Dan pada saat sambutannya, Pj Kades juga terlihat tidak memaparkan lebih rinci terkait kondisi dan keadaan desa setempat.
“Ada yang saya koreksi dari kegiatan ini, kami reses itu tidak hanya menampung aspirasi, tetapi kami reses juga sekaligus memperhatikan mendengar dan melihat apa yang terjadi di desa, makanya kami datang ke desa, karena desa adalah kepanjangan tangan dari pemerintah daerah mitra dari DPRD,” kata Harsandi.
“Kami melihat acara hari ini sangat tidak siap, harusnya pak Pj dan rekan-rekan di desa ini punya bahan kerangka terkait kondisi desa, apalagi Pj ini kan sudah depan bulan bertugas disini,” sambungnya.
Harsandi juga dengan gamblang mengatakan Pj Kades tersebut males-malesan menjabat sebaga Pj di desa setempat, ldan penunjukannya asal-asalan dari Kepala Daerah. “Mungkin Pj Kades ini ogah-ogahan jadi kepala desa kalau kami lihat, kesian beliau ini kalau saya lihat, jadi delapan bulan desa ini sangat tidak beliau kenal, dari luasan, permasalahan di dalamnya, susah kalau Pj nya semacam ini,” tuturnya.
Politikus Partai Golkar ini berharap sekaligus menyarankan kepada Pj Kades yang bersangkutan untuk mengusulkan pindah tugas, mengingat di Kabupaten Seruyan khususnya kemungkinan besar pelaksanaan pemilihan kepala desa pada tahun 2025 mendatang sehingga baru ada Kades Definitif.
Namun PJ Kades Pematang Panjang tidak terima dengan koreksi tersebut, dia langsung menyangkal pernyataan itu. Dirinya menjelaskan, pihaknya bukan tidak siap melaksanakan kegiatan ini, akan tetapi pihaknya baru menerima surat pemberitahuan kegiatan ini dari bagian sekretariat DPRD baru di hari Senin (3/7).
“Maaf pa, bukannya kami tidak siap, tapi kami baru menerima surat itu kemarin, itupun tidak ada nomor tidak ada tanggal, kapan jadwalnya itu tidak ada, bunyi suratnya itu cuma mempersiapkan kegiatan ini tidak tertera tanggalnya, saya klarifikasi dengan yang ngirim surat jawabannya juga tidak tau, jadi itu bukannya desa nggak siap apalagi ini pengalaman pertama bagi saya,” jelas Pj Kades.
Setelah mendengar penjelasan itu, anggota DPRD Seruyan Hj Masfuatun langsung melerai permasalahan ini, dia meminta kepada semua pihak tidak usah memperpanjang permasalahan ini, dia meminta pihak yang hadir kembali ketujuan awal pelaksanaan reses ini yakni untuk mendengar aspirasi dari warga setempat. (Jib)
























































