KUALA PEMBUANG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seruyan mengakui bahwa saat ini di Seruyan masih kekurangan tenaga kesehatan (nakes).
Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Seruyan Bahrun Abbas saat menghadiri rapat dengar pendapat yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan, di Kuala Pembuang, Rabu (14/2).
“Memeng kami akui tenaga kesehatan di Seruyan masih sangat-sangat kurang dan perlu kami sampaikan ada beberapa desa yang nakesnya belum ada antaranya Desa Sungai Perlu, Puskesdes Paring Raya, Pustu Talang dan masih ada lagi beberapa desa lainnya,” katanya.
Dia mengungkapkan, untuk mengatasi persoalan itu pemerintah daerah terus berupaya untuk menambah tenaga kesehatan setiap tahunnya, salah satunya dengan mengusulkan formasi PPPK atau Pegawai Dengan Perjanjian Kerja ke Pemerintah Pusat.
“Dan untuk tahun ini, kita sudah usulkan ke pemerintah pusat untuk pengadaan formasi PPPK tenaga kesehatan itu untuk Seruyan, dan nantinya apabila disetujui tentu untuk formasinya kita prioritaskan bagi desa yang saat ini butuh tenaga nakes itu,” tuturnya.
Lebih lanjut disampaikannya, di tahun 2022 lalu pemerintah daerah setempat juga membuka formasi PPPK tenaga kesehatan, pada tes tersebut ada 16 peserta yang berhasil lolos. “Alhamdulillah kemarin ada 16 nakes yang lolos dan tahun ini tinggal penempatan, walaupun dengan jumlah lolos itu masih belum mencukupi kebutuhan nakes di Seruyan, namun setidaknya nakes kita terus bertambah,” pungkasnya. (Dir)
























































