KASONGAN – Wakil Ketua (Waket) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Katingan, H Wiwin Susanto mengapresiasi siswa dan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tergabung di dalam Palang Merah Remaja (PMR) diberi pelatihan kepalangmerahan oleh pengurus Palang Merah Remaja (PMI) Kabupaten Katingan. Apresiasi ini diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Senin (25/8), di ruang loby DPRD setempat.
Karena, kegiatan tersebut menurutnya, dianggap penting untuk meningkatkan keterampilan anggota PMR dan membina semangat kemanusiaan pada generasi muda, dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan anggota PMR dalam berbagai aspek kepalangmerahan. “Seperti pertolongan dan penanganan bencana,” kata H Wiwin Susanto.
Seperti yang kita saksikan pada hari Sabtu pagi (23/8) kemaren, PMI Kabupaten Katingan menggelar pelatihan gabungan bagi ratusan anggota PMR Kabupaten Katingan di area Sport Center – Kasongan. Hal seperti Ini menurut legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, bukan hanya sebagai langkah strategis dalam pembinaan dan pengembangan generasi muda saja, tapi berfungsi juga untuk menanamkan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, serta rasa kepedulian diantara anak-anak yang merupakan calon penerus bangsa. “Bahkan, dapat menjadi pemicu semangat bagi anggota PMR untuk lebih aktif dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di sekolah dan masyarakat,” terangnya.
Adapun manfaat utama mengikuti pelatihan kepalangmerahan bagi anggota PMR tersebut menurutnya, disamping menguasai ketrampilan dasar pertolongan pertama dan kesehatan, dan melatih kepemimpinan, juga melatih kerjasama tim, kedisiplinan, meningkatkan empati, semangat kemanusiaan dan mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan kepalangmerahan di tingkat yang lebih tinggi serta membangun jejaringan sosial berskala nasional dan internasional.
Sedangkan manfaatnya secara umum, lanjutnya, salah satunya adalah meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan penanganan darurat, penanganan keterampilan pertolongan pertama, peningkatan kualitas pelayanan sosial dan kesehatan, penguatan karakter sebagai relawan kemanusiaan, peningkatan peluang kerja melalui sertifikat profesional serta peningkatan reputasi organisasi dan jangkauan layanan kemanusiaan.
“Dari pelatihan kepalangmerahan ini, dirinya berharap kepada semua peserta agar bersungguh-sungguh untuk mengikutinya. Karena, semakin sering mengikuti pelatihan ini, akan semakin faham dan cepat pula dalam mengambil tindakan ketika terjadinya musibah. (Red)
























































