BERITASERUYAN.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan saat ini masih tengah mempersiapkan untuk pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan, Bahrun Abbas, mengatakan bahwa pemerintah daerah saat ini masih belum siap untuk melaksanakan program yang telah dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hal itu dikarenakan beberapa hal.
“Yang pertama alasannya penundaan program MBG yaitu karena dapur atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk program tersebut belum siap,” katanya, di Kuala Pembuang, Rabu (8/1).
Diungkapkannya, ada sekitar 34 ribu pelajar di Kabupaten Seruyan yang akan menerima manfaat dari program MBG. Diantaranya, anak-anak di satuan pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sebagai informasi, program MBG ini menargetkan anak-anak yang berada di garis bawah kemiskinan untuk mendapatkan makanan bergizi secara gratis dari pemerintah. Awalnya program ini mematok anggaran masing-masing anak sebesar Rp 15.000, tetapi anggaran turun menjadi Rp 10.000 per anak.
“Kebetulan beberapa hari yang lalu kami melakukan zoom dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sementara ini yang jadi kewajiban pemerintah daerah adalah untuk menyiapkan lokasi pembangunan dapur dahulu,” pungkasnya.
“Dan pemerintah daerah saat ini sedang menginventarisasi terkait lokasi pembangunannya,” tutupnya. (WD)
























































