MUARA TEWEH – DPRD Kabupaten Barito Utara meminta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UMKM (Disnakertranskop UMKM) untuk melakukan pembenahan terhadap koperasi simpan pinjam yang beroperasi di daerah tersebut.
Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Henny, mengatakan bahwa masih ada koperasi yang hanya berorientasi pada keuntungan tanpa memberikan pembinaan terhadap usaha para anggotanya.
“Ada koperasi simpan pinjam yang tidak melakukan pembinaan kepada nasabah. Mereka hanya mengejar keuntungan untuk kesejahteraan internal koperasi, sementara nasabahnya terbebani,” ujarnya belum lama ini.
Menurutnya, koperasi seharusnya tidak hanya mengambil manfaat dari bunga pinjaman, tetapi juga memberikan pendampingan usaha agar nasabah dapat berkembang dan mandiri secara ekonomi.
Ia berharap dinas terkait melakukan evaluasi dan pembinaan kembali agar fungsi koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan berjalan sesuai tujuan. (Red)
























































