Muara Teweh – Upaya penguatan koperasi kembali menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Percepatan Operasionalisasi Kopdeskel Merah Putih. Rakor yang digelar di Aula SMPN 1 Muara Teweh ini dibuka oleh Drs H. Ardian selaku Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum, mewakili Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin.
Dalam kesempatan tersebut, H. Ardian membacakan sambutan Bupati yang menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemerintahan dan kelembagaan desa. Menurutnya, percepatan operasionalisasi tidak dapat dilakukan tanpa sinergi antara pemerintah, perbankan, APDESI, serta pengurus koperasi yang hadir dalam kegiatan ini.
Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 menjadi landasan kuat bagi daerah untuk menggerakkan koperasi desa dan kelurahan sebagai pilar ekonomi masyarakat. Bupati Shalahuddin mengingatkan bahwa Kopdeskel Merah Putih merupakan bagian dari program strategis nasional yang harus disukseskan hingga ke tingkat desa.
Bupati juga menyoroti bahwa pelayanan koperasi idealnya mencakup gerai sembako, apotek, klinik desa, unit logistik, simpan pinjam, serta pelayanan lain sesuai kebutuhan masyarakat. Ketersediaan layanan ini diharapkan mampu mempermudah akses ekonomi masyarakat dan meningkatkan kemandirian desa.
Namun, dari total 96 Kopdeskel Merah Putih yang telah terbentuk, baru 6 koperasi yang menjalankan operasional penuh. Hal ini menurut Bupati menjadi tantangan nyata yang harus segera ditangani melalui koordinasi dan evaluasi menyeluruh.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengajak seluruh unsur terkait untuk memperkuat kerja sama, terutama dalam memetakan hambatan teknis di lapangan. Mulai dari permodalan, manajemen, hingga kesiapan SDM koperasi harus mendapat perhatian serius dalam rakor ini. (Red)
























































