PURUK CAHU – Bupati Murung Raya Heriyus M. Yoseph, mendorong seluruh masyarakat, khususnya di pedesaan, untuk beralih ke layanan keuangan formal.
Langkah ini dinilai penting agar dana masyarakat tercatat dengan baik, lebih aman, serta mendukung penyaluran berbagai program bantuan sosial dan bantuan langsung tunai agar tepat sasaran.
Imbauan tersebut disampaikan Heriyus saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta sejumlah instansi terkait di Jakarta, Jumat (10/10).
“Kehadiran kami di Rakornas ini menjadi bukti komitmen daerah dalam memperluas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. TPAKD merupakan wadah strategis untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan secara merata, sehingga mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Heriyus.
Menurutnya, perkembangan layanan keuangan formal di Kabupaten Murung Raya saat ini menunjukkan tren positif dan mulai setara dengan daerah lain di Kalimantan Tengah.
“Kalau kita lihat, layanan keuangan formal terus bertumbuh. Harapan kami, melalui Rakornas ini dapat lahir inovasi-inovasi baru yang mampu memperluas akses keuangan hingga ke wilayah terpencil,” tambahnya.Diketahui, saat ini masyarakat Murung Raya sudah dapat menikmati berbagai layanan keuangan formal, mulai dari perbankan, asuransi pembiayaan, lembaga keuangan mikro, teknologi finansial (fintech) hingga layanan non-bank seperti pegadaian dan remitansi (transfer uang). (Red)
























































