Muara Teweh – Pemerintah Desa (Pemdes) Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, mengikuti proses verifikasi langsung untuk Program Kampung Iklim (ProKlim) kategori Utama oleh tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Rabu, 16 Juli 2025.
Kegiatan verifikasi ini dipimpin oleh Dr. Sugiatmo, S.Hut., M.Sc, bersama anggota tim Jonedi, S.Pd, dan disambut secara resmi di Aula Kantor Desa Pendreh. Hadir dalam acara pembukaan antara lain perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara, Plt Camat Teweh Tengah, jajaran manajemen PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) dan PT Pama Persada Nusantara (PAMA), Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para undangan lainnya.
Sementara itu, Perwakilan Manajemen PT SMM, Eko Feri, menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim melalui ProKlim.
Ia juga menyebutkan bahwa berdasarkan surat edaran KLHK tertanggal 13 Juni 2025, Desa Pendreh termasuk satu dari hanya 16 desa di Indonesia yang menjalani verifikasi langsung dari total 355 desa yang lolos seleksi nasional.
“Kami percaya, keberhasilan Desa Pendreh menghadapi krisis iklim juga menjadi indikator keberhasilan pembangunan berkelanjutan di lingkar operasi perusahaan,” tambahnya.
Verifikasi oleh KLHK akan berlangsung selama satu setengah hari dan mencakup penilaian berbagai aspek, mulai dari dokumentasi, praktik adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, hingga partisipasi aktif masyarakat.
Desa Pendreh kini berharap dapat meraih predikat tertinggi sebagai Desa ProKlim Utama 2025, sebagai pengakuan atas kerja keras kolektif serta warisan untuk generasi masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan. (Red)
























































