PULANG PISAU- Pasca Hari Raya Idul Fitri 1445 hijriah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau H Ahmad Rifai meminta kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait agar melakukan monitoring ketersediaan dan harga Bahan Pokok (Bapok).
“Kami berharap kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Perindagkop dan UKM melakukan monitoring terhadap stok kebutuhan bahan pokok, agar tidak mahal dan langka di pasaran,” ucap H Ahmad Rifai.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau dari Dapil II Kecamatan Maliku dan Pandih Batu itu mengatakan seperti sudah kebiasaan menjelaskan pasca Hari Raya Idul Fitri maka kebutuhan pokok cenderung naik serta diimbangi dengan sulit didapatkan. Hal itu tidak boleh terjadi lagi, dan kalau ada kenaikan tidak memberatkan masyarakat.
“Harus terus dipantau dan turun langsung kelapangan, mengecek kebutuhan pokok untuk memastikan ketersediaan Bapok aman dan harga terjangkau,” ucapnya.
Karena itu, lanjut Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) pihaknya ingin pemerintah daerah menjaga stabilitas harga atau inflasi, dan salah satunya pemerintah daerah akan hadir untuk melakukan intervensi.
Diantaranya bahan-bahan kebutuhan pokok seperti, harga beras, gula, telur, minyak goreng, daging dan bahan pokok lainnya, yang berpotensi mengalami kenaikan harga saat hari besar.
“Itu kebutuhan penting masyarakat dan tidak boleh dibiarkan harga melonjak naik juga langkah,” tegasnya.
Selain itu, keberadaan stok elpiji 3 kilo juga harus diperhatikan agar masyarakat tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya.
“Jangan sampai warga kesulitan, dalam mendapatkan bapok dan lainnya,” tukasnya. (red)























































