KUALA PEMBUANG- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Seruyan Sukardi mengatakan, sejauh ini realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru tercapai sekitar Rp 24 Milyar dari target PAD tahun 2023.
“Realisasi PAD kita baru sekitar 24 Milyar, ini untuk di semester pertama ini,” katanya saat dikonfirmasi sejumlah awak media di Kuala Pembuang, Selasa (18/7).
Sukardi mengungkapkan, ada banyak hal yang menjadi kendala sehingga realisasi PAD masih jauh dari target yang diinginkan, salah satunya yang paling utama kurangnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak.
“Ada potensi-potensi yang besar, namun kesadaran mereka yang kurang. Tapi dari kendala-kenada itu tentunya kami akan ada upaya-upaya secara umum melakukan penagihan,” tegasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk sektor PAD yang saat ini perlu dimaksimalkan yakni di sektor perusahaan, mengingat perusahaan menjadi sumber PAD yang paling besar selama ini di Kabupaten Seruyan.
“Yang jelas sesuai dengan temuan BPK itu sektor perkebunan, kalau diluar itu potensinya kecil, karena aktivitas ekonomi masyarakat kita yang non perusahaan masih rendah,” pungkasnya. (Jib)
























































