PALANGKA RAYA – Legislator DPRD Kalimantan Tengah, dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, yang meliputi Kabupaten Sukamara, Lamandau, dan Kotawaringin Barat, Sugiyarto menyampaikan keprihatinannya, atas kondisi pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah barat Kalteng yang belakangan ini dinilai tidak stabil.
Menurutnya, berdasarkan informasi dan laporan masyarakat, pasokan BBM ke sejumlah SPBU di Lamandau dan sekitarnya mengalami keterlambatan pengiriman. Pengiriman yang biasanya dilakukan setiap hari, kini disebut hanya datang dua hingga tiga hari sekali.
“Kami berharap pasokan bahan bakar di Kalteng ini dapat diperhatikan secara menyeluruh, tidak hanya di Palangka Raya. Di Lamandau, pengiriman yang semula tiap hari, kini bisa tiga hari sekali. Kondisi ini jelas menyulitkan masyarakat,” ucapnya, Selasa (4/11/2025).
Ia juga menambahkan, masyarakat di Lamandau dan sekitarnya kini semakin kesulitan mendapatkan BBM, bahkan untuk jenis Pertamax yang bukan subsidi pun stoknya terbatas.
“Jangankan Pertalite, Pertamax saja kini sulit didapat. Bahkan kemarin di SPBU Asam Baru, Pertamax dibatasi hanya 30 liter per kendaraan. Padahal ini bukan jenis subsidi. Ini tentu perlu penjelasan dari pihak Pertamina,” ujarnya.
Legislator fraksi Partai Gerindra ini menilai, situasi ini telah menimbulkan antrean panjang di sejumlah SPBU, sementara sebagian masyarakat di pedalaman harus menempuh jarak jauh untuk mencari bahan bakar. (Red)
























































