KASONGAN – Sektor pertanian di wilayah Kecamatan Katingan Kuala memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Katingan. “Hal tersebut terbukti dari hasil panen padi yang dikelola oleh masyarakat di puluhan Desa yang ada di Kecamatan tersebut. Salah satunya adalah, di Desa Jaya Makmur Kecamatan Katingan Kuala selama ini,” kata Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Eterly yang diungkapkannya kepada sejumlah awak media.
Dirinya menurutnya menyaksikan sendiri saat melaksanakan reses di bulan tersebut. Dan dengan hasil panen yang sangat luar biasa itu tentu saja dapat menjadi sumber ketahanan pangan, khususnya ketahanan pangan untuk Kabupaten Katingan.
Dengan hasil panen gabah seperti itu menurutnya saat ini banyak pengepul yang siap menampungnya. Sehingga, masyarakat (para petani) di wilayah Kecamatan Katingan Kuala itu tidak pernah khawatir lagi untuk memasarkan hasil gabahnya. “Maksudnya, seberapa banyak pun jumlah gabah yang dijual, selalu dibeli oleh pengepul,” ujarnya.
Terkait dengan harga gabah menurutnya, tetap stabil dalam kurun waktu tiga bulan terakhir ini, kisarannya antara Rp 6.000 hingga Rp 6.500/Kg. “Artinya, dengan harga tersebut, juga berdasarkan instruksi Mentan yang uang katanya ketika ingin membeli gabah dari petani, pengepul harus membelinya dengan harga, minimal Rp 6.000/Kg,”. (Red)























































