PALANGKA RAYA – Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus menjadi perhatian serius Pemprov Kalteng di tengah tantangan fiskal yang semakin dinamis. Penguatan sumber-sumber pendapatan diyakini menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlanjutan pembangunan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
“Optimalisasi PAD tidak cukup hanya menaikkan target penerimaan. Pemerintah juga harus memperkuat administrasi, memanfaatkan teknologi informasi, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, serta mengelola aset daerah secara lebih efektif. Kemandirian fiskal menjadi modal penting agar pembangunan bisa terus berjalan,” ujarnya, Rabu (1/7).
Menurut Wengga, semakin kuat kemampuan daerah menghimpun PAD, semakin besar pula ruang fiskal yang dimiliki pemerintah untuk membiayai berbagai program prioritas. Kondisi tersebut akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di berbagai wilayah Kalteng. (Red)









































