KUALA PEMBUANG — Fraksi PAN-Hanura DPRD Kabupaten Seruyan meminta agar perubahan anggaran Tahun Anggaran 2026 diarahkan pada program yang efektif, efisien, tepat guna, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-5 DPRD Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027, Selasa (22/9).
Perwakilan Fraksi PAN-Hanura DPRD Seruyan, Rahmanudin, menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Pandangan tersebut merupakan tanggapan atas pidato pengantar Bupati Seruyan yang disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 pada Senin (21/9).
Dalam penyampaiannya, Fraksi PAN-Hanura mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam melakukan penyesuaian terhadap struktur pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal serta prioritas pembangunan.
Fraksi mencermati bahwa dalam rancangan APBD Perubahan 2026, target pendapatan daerah ditetapkan sekitar Rp1,146 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai sekitar Rp1,206 triliun.
Menurut fraksi, perubahan anggaran tersebut perlu diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan yang sedang dihadapi masyarakat. Salah satunya dampak fenomena El Nino 2026 yang berkepanjangan dan berimplikasi terhadap ketersediaan air bersih maupun ketahanan pangan di sejumlah wilayah.
“Kami berharap perubahan anggaran ini dapat semakin diarahkan pada program yang efektif, efisien, tepat guna, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian pokok pandangan Fraksi PAN-Hanura yang disampaikan dalam rapat.
Selain persoalan El Nino, fraksi juga menyoroti fluktuasi krisis air bersih, krisis pangan, serta tuntutan kewajiban perusahaan perkebunan besar swasta terkait penyediaan plasma sebesar 20 persen. Persoalan tersebut disebut telah menimbulkan dinamika di sejumlah desa di Kabupaten Seruyan.
Fraksi PAN-Hanura menilai berbagai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian dalam pembahasan Raperda APBD Perubahan agar kebijakan anggaran dapat memberikan dampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
Di akhir penyampaiannya, Fraksi PAN-Hanura menyatakan siap melanjutkan pembahasan Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 sesuai dengan jadwal dan mekanisme yang telah ditentukan.
Rapat Paripurna ke-5 tersebut berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Seruyan terhadap Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.








































